BUSERTRANS.COM

Kejadian di Tanon Sragen; Tergiur Tawaran Pekerjaan, Seorang Wanita Jadi Korban Curas, Motor Dirampas Pelaku, Ini Kronologisnya..

21/10/2022 21:58

.POLRES SRAGEN – BUSER TRANS.

Jajaran Reserse Kriminal Polsek Tanon selidiki pelaku perampasan sepeda motor yang terjadi di jalan raya Sragen Gawan- Plupuh, tepatnya di area persawahan Dukuh Gawan Desa Gawan Kecamatan Tanon Sragen.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu, telah melakukan perampasan terhadap korbannya, yakni seorang wanita berinisial VA warga Boyolali.

Kapolsek Tanon AKP Bayu dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama membenarkan adanya laporan kejadian perampasan sepeda motor tersebut.

Lebih lengkap, AKP Bayu menguraikan, perampasan sepeda motor, dan tas itu dilaporkan korban ke Mapolsek Tanon pada Selasa, 18 Oktober 2022 kira kira pukul 21.30 WIB.

Kejadian berawal saat korban yang tengah mencari pekerjaan itu, memperoleh informasi dari salah satu temannya berinisial AN tentang adanya lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh pelaku melalui media sosial instagram dan facebook beberapa saat lalu.

Unggahan tawaran pekerjaan yang diduga fiktif, di rumah makan ayam geprek yang akan dibuka di lokasi Hartono Mall Solo itu kemudian di screensoot AN dan ditunjukan oleh korban AV.

Tergiur oleh tawaran pekerjaan yang diunggah pelaku, korban kemudian berkomunikasi dengan pelaku, terkait tawaran pekerjaan tersebut, sehingga tercapailah kesepakatan, keduanya akan saling bertemu.

Setelah beberapa lama waktu perjanjian pertemuan itu, akhirnya pada waktu kejadian, Selasa, 18 Oktober 2022 selepas magrib, pelaku meminta bertemu dengan korban di tempat yang ditentukan, yakni di dekat Unisri Solo.

Saat bertemu di dekat Unisri, pelaku nampak hanya berjalan kaki.

Terhadap korban, pelaku mengaku sedianya bersama temannya, namun mendadak temannya ada keperluan, sehingga dia terpaksa sendirian menemui korban, sedangkan temannya langsung pergi.

Saat itu, pelaku nampak menerima telepon dari seseorang.

Sehabis telpon, kemudian pelaku mengatakan telah menerima telpon dari sopirnya yang meminta ijin tengah sakit, sedangkan mobil pelaku dibawa oleh sopir tersebut.

Dengan dalih akan mengambil mobilnya, pelaku kemudian mengajak korban mengambil mobil ditempat yang korban tidak mengetahui lokasinya, dengan mengendarai motor korban.

Saat kejadian, korban hanya mengiyakan, tanpa ada kecurigaan sama sekali.

Dan setelah berputar-putar dijalur yang tidak diketahui korban, sampailah mereka di tempat kejadian, yakni di jalan Gawan-Plupuh, tepatnya di area persawahan Dukuh Gawan kecamatan Tanon.

“ lokasi tersebut merupakan jalan buntu persawahan yang memang sepi. Diduga memanfaatkan situasi sepi tersebut, kemudian pelaku nekat melakukan aksinya, merampas sepeda motor korban Honda Scoopy warna merah, dengan cara mendorong korban hingga terjatuh, dan sambil.mengancam korban hendak menghabisinya kalau berteriak, pelaku juga merebut tas korban, kemudian meninggalkan korban, “ urai Kapolsek.

Saat memperoleh kesempatan, korban kemudian berlari meminta pertolongan warga sekitar dan melapor ke mapolsek.

Saat ini kasus ini tengah didalami oleh Unit Reskrim Polsek Tanon.

Untuk menemukan identitas pelaku, Polsek Tanon juga telah berkoordinasi dengan team Resmob Sat Reskrim Polres Sragen.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan, akibat perbuatan pelaku yang telah melakukan kekerasan terhadap korban, hingga mengakibatkan kerugian sebesar Rp 5 juta rupiah. Akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) sebagaimana dimaksud pasal 378 KUHP dan atau 365 KUHP.(Humas / Vio Sari ).